Ryuarifial
Minggu, 22 Januari 2017
Jumat, 20 Januari 2017
Tugas Tehnik Shot Kamera 21Jan2017
- macam-macam teknik shot / pengambilan gambar dengan kamera
1. EWS (Extreme Wide Shot)
Extreme wide shot merupakan tipe shot yang digunakan untuk menunjukkan sebuah lingkungan dimana subyek film berada. Tipe shot ini seringkali dipakai untuk membangun suasana sebuah adegan, subyek film terkadang hampir tak tampak dalam visual karena penggunaan sudut pandang lebar yang ekstrim.
2. Very Wide Shot (VWS)
Very Wide Shot merupakan tipe shot sangat luas, namun secara visual lebih sempit jika dibandingkan dengan tipe Extreme wide shot. Pengambilan gambar dengan tipe Very Wide Shot ini masih sangat memungkinkan untuk mengambil banyak subyek dalam sebuah frame. Meskipun subjek film sudah dapat terlihat dengan shot ini, tetapi belum ada penekanan, karena tipe shot ini masih dalam rangka membangun suasana lingkungan dimana subyek film berada.
3. Wide Shot (WS)
Dalam tipe Wide Shot, subjek sudah dapat diidentifikasikan dengan jelas karena telah memenuhi frame gambar meski terdapat jarak diatas kepala dan dibawah kaki. Penggunaan jarak diatas dan dibawah subyek tersebut digunakan untuk “ruang aman” agar lebih nyaman untuk dilihat.
4. Mid Shot (MS)
Mid Shot atau sering disebut juga sebagai Medium Shot merupakan tipe shot yang menunjukkan beberapa bagian dari subjek secara lebih rinci, pada subyek manusia tipe shot ini akan menampilkan sebatas pinggang sampai atas kepala.
5. Medium Close Up (MCU)
Medium Close Up merupakan jenis shot untuk menunjukkan wajah subyek agar lebih jelas dengan ukuran shot sebatas dada hingga kepala.
6. Close Up (CU)
Tipe shot Close Up sering digunakan untuk menekankan keadaan emosional subyek. Tipe shot ini biasanya mengambil subyek manusia hanya bagian kepala saja. Close up juga berguna untuk menampilkan detail dan dapat digunakan sebagai cut-in
7. Extreme Close Up (ECU, XCU)
ECU (juga dikenal sebagai XCU) merupakan tipe shot untuk menampilkan detail obyek, misalnya mata, hidung, atau telinga.Melakukan pengambilan gambar dengan Extreme Close Up perlu pertimbangan khusus, hal ini jarang sekali dilakukan apabila tidak ada alasan yang kuat.
8. Two Shot
Two Shot merupakan tipe shot yang menampilkan dua orang dalam satu frame kamera, tipe shot ini dapat digunakan untuk membangun hubungan antara subjek satu dengan lainnya, masing-masing subyek dapat saling berinteraksi dan terlibat dalam gerakan atau tindakan dalam pengambilan gambar.
9. High Angle
Pengambilan gambar pada sudut pandang yang tinggi.
10.Long Shot / Wide shot
Sama halnya seperti extreme long shot, tapi pada long shot padangan lebih dekat
Sama halnya seperti extreme long shot, tapi pada long shot padangan lebih dekat
11. Cut-In (CI)
Cut-In adalah tipe shot yang diambil secara khusus dengan menunjukkan beberapa bagian dari subjek secara rinci.
12. Cutaway (CA)
Cutaway adalah jenis shot yang digunakan untuk membangun situasi, subjek bisa berbeda, misalnya hewan kesayangan milik subyek, bagian yang berbeda dari subjek misalnya properti milik subyek, atau apa pun.
2.macam-macam pergerakan kamera untuk pembuatan film/video
Pan atau Panning adalah teknik menggerakan kamera secara mendatar (horizontal) dari kanan ke kiri atau sebaliknya.
- Pan right : Gerakan kamera memutar ke kanan
- Pan left : Gerakan kamera memutar ke kiri
Tilt atau Tilting adalah teknik menggerakan kamera secara mendongak dari bawah ke atas (vertical) atau sebaliknya.
- Tilt up : kamera mendongak ke atas
- Tilt down : kamera mendongak ke bawah
Dolly atau Track (Tracking) adalah teknik menggerakan kamera di atas tripot atau dolly mendekati atau menjauhi subyek.
- Dolly in : kamera mendekati subyek
- Dolly out : kamera menjauhi subyek
Zoom adalah teknik gerakan lensa zoom yang mendekati atau menjauhi obyek secara optic, Dalam Zooming ini yang bergerak bukan nya kamera tetapi lensa kamera yang bergerak maju atau mundur.
- Zoom in : Lensa bergerak maju atau pandangan mendekati objek
- Zoom out : Lensa bergerak mundur atau pandangan manjauhi objek
Jumat, 06 Januari 2017
Tugas Visualisasi Konsep 07Jan2017
1. metode untuk mengembangkan gagasan menjadi konsep produk
==> Metode untuk mengembangkan gagasan menjadi konsep produk memiliki 8 metode
2. cara mengembangkan gagasan menjadi konsep produk/layanan
- Pemunculan gagasan (idea generation)
- Penyaringan gagasan (idea screening)
- Pengembangan dan pengujian konsep (marketing strategy development)
- Pengembangan strategi pemasaran (marketing strategy development)
- Analisis Usaha (business analysis)
- Pengembangan produk (product development)
- Pengujian pasar (market testing)
- Komersialisasi
3. Yang disebut visualisasi konsep
==> visualisasi konsep adalah media untuk mengkomunikasikan gagasan atau konsep dengan mengekspresikan diri dalam bentuk visualisasi dinamis, bergerak dan di beri unsur audio
4. cara merencanakan visualisasi konsep
- Merumuskan informasi verbal yang akan divisualisasikan
- Menyederhanakan informasi verbal
- Membuat skets (rough)
- Memindahkan bentuk skets kedalam desain yang komprehansif (lengkap)
- Memindahkan desain visual ke dalam media yang akan digunakan.
5. yang disebut sinopsis
==>Sinopsis adalah ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari suatu film atau pementasan yang dilakukan baik secara konkrit maupun secara abstrak.
6. Yang Disebut Naskah
==>Naskah adalah selembar rencana yang berisi rancangan dan strukutr perwatakan atau lakon sandiwara dalam sebuah film atau drama. Naskah berisi adegan per adegan secara terperinci untuk membantu para tokoh agar memiliki tujuan utama dan langkah-langkah tepat sesuai dengan alur cerita yang telah dibuat sebelumnya.
7. Yang dimaksud storyboard
==> Storyboard adalah sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai dengan naskah, dengan storyboard kita dapat menyampaikan ide cerita kita kepada orang lain dengan lebih mudah, karena kita dapat menggiring khayalan seseorang mengikuti gambar-gambar yang tersaji, sehingga menghasilkan persepsi yang sama pada ide cerita kita.
8. Cara Menyusun Sinopsis
8. Cara Menyusun Sinopsis
- Bacalah naskah asli berulang kali sampai benar-benar diketahui maksud dan pandangan pengarang.
- Pada saat membaca perlu digaris bawahi atau dicatat ide sentralnya (pokok pikiran, kalimat pokok/kalimat inti).
- Kesampingkan dulu teks asli sesudah dicatat ide sentral atau hal-hal pokok yang telah diketahui, kemudian kembangkan catatan-catatan tersebut dengan bahasa sendiri.
- Pergunakanlah kalimat-kalimat tunggal, bila memungkinkan hindari pemakaian kalimat majemuk atau mengulang kalimat, gnakan kalimat sederhana yang efektif.
- Ringkaslah kalimat menjadi frase, dan frase menjadi kata.
- Bila terdapat rangkaian ide atau gagasan dari beberapa alinea, maka ambilah ide sentralnya saja atau pokok pikiran dan kalimat pokok/intinya.
- Buanglah bebrapa alinea yang dapat diwakili dengan satu alinea saja, atau sebaliknya, dan pertahankan alinea yang memang harus dipertahankan.
- Pertahankanlah kalimat yang tidak memungkinkan untuk disederhanakan, sehingga keaslian suara pengarang tetap dapat dipertahankan pula, yaitu kata kunci yang ada pada kalimat tersebut.
- Buanglah seluruh kata tugas yang memungkinkan untuk dibuag, tetapi pertahankanlah susunan ide yang tersusun sesuai naskah aslinya.
9. Cara Menyusun naskah
# Pemilihan topik
# Penentuan tokoh, latar, dan sudut pandang
# Tentukan Plot cerita
# Membuat rancangan tulisan awal
# Tulis naskah akhir
10. cara menyusun storyboard
- Buatlah daftar kronologi cerita, atau yang biasa disebut juga timeline
- Ingatlah adegan utama dalam cerita
- Tentukan seberapa terperinci jalan cerita
- Tulislah deskripsi pada setiap kolom yang akan ditunjukkan.
11. Contoh Sinopsi
12. Contoh Naskah
14. konsep gagasan untuk visualisasi konsep dalam rangka “Bersikap menjadi Pelajar SMK yang baik, disiplin dan berbudi luhur” !
- Bangun tepat waktu dan beribadah
- sarapan pagi
- mandi setelah itu berseragam rapi
- berangkat sebelum jam 7
- mengikuti pelajaran dengan tertib
Selasa, 08 November 2016
Tugas PemOn 05-11-2016 (ryu)
Tugas PemOn 05-11-2016
A. Berikanlah contoh email marketing yang berisi :
1. Email Promosi
2. Email Berita.
3. Email Invoice / Tagihan
4. Email Konfirmasi Pemabayaran
5. Email Verifikasi Pembayaran
6. Email Konfirmasi Penerimaan Barang
B. Bagaimana langkah-langkah membuat email marketing dengan format website (HTML) ?
1. Email Promosi
2. Email Berita.
3. Email Invoice / Tagihan
4. Email Konfirmasi Pemabayaran
5. Email Verifikasi Pembayaran
6. Email Konfirmasi Penerimaan Barang
B. Bagaimana langkah-langkah membuat email marketing dengan format website (HTML) ?
Jawab
1. Email Promosi

2.Email Berita
3.Email Invoice / Tagihan

6. Email Konfirmasi Penerimaan Barang

Setelah mendaftar salah satu layanan email marketing, langkah selanjutnya adalah memilih tipe campaign atau jenis pemasaran email sesuai produk yang akan dipasarkan. Ada beberapa jenis kampanye email pemasaran yang disediakan layanan email marketing untuk mengirim ke pelanggan seperti:
Membuat dan menjalankan email marketing melalui penyedia layanan diatas sangatlah mudah, namun hasil dari pemasaran tersebutlah yang harus benar-benar dicermati. Apakh sudah sesuai target, apakah respon pelanggan terhadap email marketing yang dibuat bagus atau sudah sesuai apa yang kita harapkan dari pemasaran produk/jasa kita.
Masing-masing penyedia layanan email marketing di atas sudah dilengkapi dengan tool pelaporan kerja yang cukup bagus.Kita bisa dengan mudah melacak keberhasilan kampanye pemasaran email seperti alat pemasaran email (Monitor kampanye) dan alat analisis situs Web/blog (seperti Google Analytics).
3.Email Invoice / Tagihan
4.Email Konfirmasi Pemabayaran

5.Email Verifikasi Pembayaran

6. Email Konfirmasi Penerimaan Barang
langkah-langkah membuat email marketing dengan format website (HTML) ?
Langkah 1: Buat perencanaan email marketing
Langkah 2: Buat atau bangun email list
Dengan bantuan tool atau alat dari penyedia layanan tersebut, kita bisa dengan mudah membuat form pendaftaran email lalu menyusun dalam list email dengan mudah. Email marketing tool juga berguna untuk menampung daftar email yang sudah kita kumpulkan dari hasil RSS feed atau kolom email langganan pada blog/website yang kita miliki.
Berikut ini adalah beberapa penyedia layanan email marketing terpercaya yang bisa dicoba:
Berikut ini adalah beberapa penyedia layanan email marketing terpercaya yang bisa dicoba:
- AWeber (Bulan pertama $1)
- GetResponse (Gratis bulan pertama)
- MailChimp (Gratis 2000 email pertama)
Langkah 3: Pilih tipe dan buat email marketing
Setelah mendaftar salah satu layanan email marketing, langkah selanjutnya adalah memilih tipe campaign atau jenis pemasaran email sesuai produk yang akan dipasarkan. Ada beberapa jenis kampanye email pemasaran yang disediakan layanan email marketing untuk mengirim ke pelanggan seperti:
- Newsletter (format email untuk berita)
- Marketing Offer (format email untuk penawaran)
- Announcement (format email pengumuman)
- Event Invitation (format email undangan)
Langkah 4: Evaluasi hasil email marketing
Membuat dan menjalankan email marketing melalui penyedia layanan diatas sangatlah mudah, namun hasil dari pemasaran tersebutlah yang harus benar-benar dicermati. Apakh sudah sesuai target, apakah respon pelanggan terhadap email marketing yang dibuat bagus atau sudah sesuai apa yang kita harapkan dari pemasaran produk/jasa kita.
Masing-masing penyedia layanan email marketing di atas sudah dilengkapi dengan tool pelaporan kerja yang cukup bagus.Kita bisa dengan mudah melacak keberhasilan kampanye pemasaran email seperti alat pemasaran email (Monitor kampanye) dan alat analisis situs Web/blog (seperti Google Analytics).
Langganan:
Komentar (Atom)




